Mahasiswa KESMAS UNUSA Tingkatkan Kapasitas Kader Santri Husada melalui Program Aksara Husada di Pondok Pesantren Mambaul Ulum

 


Instagram: 

Sidoarjo, 24 Juni 2026 – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat kembali melaksanakan kegiatan pengabdian melalui Program Aksara Husada (Aksi Kader Santri dalam Skrining dan Pemantauan Kesehatan) di Pondok Pesantren Mambaul Ulum. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif kader santri dalam melakukan skrining kesehatan serta pemantauan kondisi kesehatan secara mandiri di lingkungan pesantren.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi seimbang, penyakit menular, penyakit tidak menular, serta upaya pencegahan dan deteksi dini masalah kesehatan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan pondok pesantren. Untuk menunjang proses pembelajaran, mahasiswa juga membagikan buku pencatatan kesehatan dan modul kesehatan sebagai media pembelajaran sekaligus panduan bagi kader santri.

Setelah sesi edukasi, peserta mengikuti pelatihan pencatatan dan pelaporan kesehatan sederhana yang bertujuan membekali kader santri dengan kemampuan melakukan dokumentasi kondisi kesehatan secara terstruktur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik skrining kesehatan dasar yang meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), dan lingkar perut. Seluruh praktik dilakukan dengan pendampingan mahasiswa sehingga peserta memperoleh pengalaman langsung dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dasar.


Melalui kegiatan Aksara Husada, target program berhasil dicapai dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kader santri dalam melakukan skrining kesehatan dasar, tersedianya modul serta buku pencatatan kesehatan sebagai media keberlanjutan program, dan terbentuknya kader kesehatan yang mampu berperan aktif dalam pemantauan kesehatan di lingkungan pesantren. Diharapkan program ini mampu menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan pondok pesantren yang lebih sehat melalui pemberdayaan santri sebagai agen perubahan di bidang kesehatan.

Informasi lebih lanjut:
Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)

Instagram: @pblpjbl.kepuhkiriman4

Komentar